Cara Membuat Form pada Microsoft Access
Selamat datang di Blog Febritsm
Form
berfungsi memudahkan pengguna dalam melakukan pengolahan sata, seperti
penyisipan data, pergantian atau pembaruan data, serta pengghapusan data.
Mengisi data dengan form lebih aman bagi data, karena menghindarkan adanya
salah memasukkan data. Form juga dapat digunakan untuk melihat satu per satu
data menggunakan bilah navigasi.
Membuat
Form Biasa
Pembuatan
form mempunyai metode. Pertama membuat form dengan create Form biasa.
Langkah-langkahnya sebagai berikut.
Untuk
membuat sebuah form tetap saja dibutuhkan suatu tabel. Untuk mempercepat
bahasan gunakan saja tabel Mahasiswa3 yang telah kita buat pada artikel
sebelumnya.
Klik
tab menu Create, pada bagian Foms klik tombol Form.
Muncul
form dalam tampilan, yang jumlah field langsung tampak sesuai dengan field yang
ada pada tabel.
Klik
Form View untuk melihat tampilan view, Anda dapat klik pada bagian navigasi
untuk menavigasi ke data-data selanjutnya.
Jika
slide terus digerakkan, maka record data yang lain akan ditambahkan.
Simpan
dengan menekan shortcut Ctrl+S dan isi dengan nama “FormMahasiswa3”.
Anda
dapat mencari nilai tertentu di field apa pun dengan mengisikan di kotak teks
pencarian. Misalnya untuk mencari yang berkaitan dengan nama “Febri” diisikan
di bagian tulisan No Filter.
Membuat
dengan Form Desain
Cara
membuat form berikutnya menggunakan teknik Form Design. Metode pembuatan Form
Design memudahkan Anda untuk menentukan field yang hendak dipakai, dan cara
penempatannya.
Berikut
ini cara membuat form dengan form design:
Selanjutnya
klik tab menu Create, pada bagian Forms klik tombol Form Design.
Kan
muncul form kosong yang dipakai untuk membuat layout form Anda, di sebelah kana
pada Field list.
Klik
Show All Table di Field List untuk menampilkan semua field di dalam tabel yang
akan Anda buat form. Jika Field List tidak muncul maka klik tab menu Design
lalu klik Add Existing Fields pada group Tools.
Tampila
semua field dalam tabel akan muncul pada Field List.
Di
contoh pilih “Mahasiswa3”. Klik dan drag field “Nama”, maka terlihat textbox
dan tabel untuk field Nama.
Klik
dan drag field “Kelas”.
Field
kelas akan masuk dalam form
Anda
dapat memasukkan field “Dosen” dari tabel WaliKelas.
Field
Nama, dan Dosen akan terlihat. Karena tabel berelasi, maka nanti Anda dapat
melihat efek relasi ini ketika menavigasi di field.
Tekan
shortcut Ctrl+S dan simpan dengan nama “FormKelas+ Dosen”. Klik OK.
Jika
dijalankan, form akan menampilkan record pertama.
Klik
Next, maka akan ditampilkan record berikutnya, dan Anda dapat melihat jika
field kelas berubah, maka Dosen juga berubah.
Jika
klik Next, akan terlihat bahwa jika field Kelas berubah, Dosen juga akan
berubah.
Jika
sudah di field terakhir, dan Anda terus mengklik Next maka yang muncul form
kosong dan Anda dapat memasukkan data baru.
Saat
Anda memasukkan field kelas, maka otomatis fiel Dose nada nilainya.
Jika
Anda menavigasi ulang ke data, terlihat Dosen akan turut terlihat di data baru.
Jika
dilihat ditabel Mahasiswa3, field-field kelas dan Nama akan terlihat memiliki
data baru, sementara field lainnya masih kosong. Ini karena form berkaitan
dengan field tersebut.
Sekian yang bisa saya share semoga bermanfaat untuk kita semua, dan terima kasih yang telah berkunjung.
0 komentar