Instagram Facebook

Febritsm

Pilih Mimpimu, lalu Fokus Mewujudkannya.

  • Home
  • Contact
    • Facebook
    • Instagram
Selamat datang di blog saya, kal saya akan membahas tentang Layer Mask yang fungsinya bisa di ibaratkan sebuah topeng hitam. Kalau Anda pakai topeng hitam yang menutup semua area wajah kecuali mata dan mulut, ya pasti tnggal 2 bagian tubuh itu yang terlihat oleh orang lain. Layer mask juga begitu. Semua yang tertutup warna hitam bakal tidak terlihat di kanvas. Selabaliknya, kalau kita ingin menampilkan bagian yang sudah terlanjut di sembunyikan menggunakan layer mask, cukup ganti warnanya jadi putih. Lalu, warna hitam tadi di sapu dengan warna putih.
Oleh karena itu, Layer Mask itu kaitannya selalu dengan Brush Tool dan warna hitam serta putih (termasuk abu-abu).
Nah untuk membuat layer mask, caranya cukup gampang. Sediakan gambar yang akan jadi obyek editing. Disini saya mnggunakan gambar Monyet.

Rencananya, kita ingin background di belakang kucing itu di sembunyikan. Jadi nanti di kanvas, kita tidak akan melihat background-nya lagi. Yang kita lihat tinggal kucingnya saja. Untuk itu, Anda bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini:
·         Langkah 1: Layer mask itu akan bisa bekerja di layer Background. Jadi, klik ganda pad layer Background.
·         Langkah 2: Nanti akan muncul kotak dialog New Layer. Tekan saja tombol OK. Perhatikan, Layer yang tadinya bernama Background. Sekarang sudah jadi Layer 0.
·         Langkah 3: Di bagian bawah Panel Layers itu ada deretan ikon-ikon. Salah satunya bernama Add Layer Mask. Klik saja ikon itu.
·         Langkah 4: Karena Layer Mask pasangan nya adalah Brush Tool, maka klik Brush Tool agar aktif.
·         Langkah 5: Kalau sudah, cek  warna latar depan yang saat ini sedang aktif. Warna yang aktif harus hitam, bukan merah, hijau, biru, ataupun lainnya. Harus warna hitam. Agar jadi hitam, tekan huruf D. tapi kalau hitam jadi warna latar belakang dan putih jadi warna latar depan putar saja dengan menekan huruf X.
·         Langkah 6: Lalu tekan tombol F5 supaya muncul jendela Brushes. Nah, disini kita bebas mau memilih menggunakan Brush yang tepiny halus atau solid (tegas). Itu semua sebenarnya tergantung selera atau kebutuhan. Nanti Anda akan mengalami serunya pakai kuas yang tepinya halus dan tegas sekaligus kalau sering latihan. Untuk sementara ini, pilih salah satunya saja.


·         Langkah 7: sekarang coba Anda sapukan ke latar belakang si monyet perlahan-lahan. Apa yang terjadi? Latar belakang jadi hilang? Jangn khawatir. Latar belakangnya tidak hilang betulan tapi hanya di sembunyikan pakai layer mask, nanti bisa ditampilkan lagi.
·         Langkah 8: Yang Anda butuhkan adalah ketelatenan, cobalah ganti-ganti bentuk kuas dengan yang lain. Kalau ukurannya terlalu kecil, perbesar dengan menekan tombol ] secara menerus. Tapi kalau ukurannya terlalu besar, perkecil dengan tombol [  yang di tekan secara terus menerus, lakukanlah secara teliti agar hasilnya bagus dan rapih.


·         Langkah 9: Nanti yang terlihat di layer mask seperti gambar di bawah ini. Nah, warna hitam mewakili area yang disembunyikan sedangkan warna putih sebaliknya, yaitu area yang terlihat di dalam kanvas.


Baiklah sekian langkah-langkah yang dapat saya bagi semoga bermanfaat bagi pembaca, terima kasih juga telah mengunjungi blog saya, terima kasih.



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Anda mungkin sudah praktekkan di artkel-artikel yang lalu untuk mengedit foto. Selama ini kita sudah pakai Liquify berkali-kali, bukan? Nah, Anda tahu tidak bagaimana si sebenarnya Liquify itu bekerja?
Jadi Liquify itu fitur unuggulan Photoshop yang intinya membuat foto sperti karet, bisa di ulur-ulur seperti keinginan kita. Contohnya, tangan bisa di bengkokkan sekaligus di perbesar. Perut bisa di rampingkan. Hidung bisa di mancungkan, dan sebagainya.
Oleh karena itu Liquify bisa dipakai untuk dua tujuan sekaligus. Yang pertaman bikin orang tambah cantik, dan yang kedua bikin orang jadi lebay.
KENALI FITUR-FITUR LIQUIFY
Liquefy itu punya banyak fitur. Tapi sebagian besar yang kamu butuhkan ada di sisi kiri dalam bentuk tool-tool. Selama ini kita sudah menggunakan beberapa tool seperti Pucker Tool, Bloat Tool, dangan Forward Warp Tool, padahal ada banyak tool yang bisa Anda pakai.
Ok, kita bahas satu per satu fungsi tool-tool itu. Untuk latihan, Anda bisa memilih foto yang akan Anda jadikan bahan percobaan.
FORWARD WARP TOOL
Yang pertama akan kita bahas Forward Warp Tool, tool ini cara kerjanya seperti kita mengoleskan mentega atau selai ke roti tawar pakai ujung jari. Fungsi nya untuk menarik bagian-bagian tertentu pada foto agar tampak melar, kita bisa ubah ekspresi ketawa jadi sedih, mata yang terbuka jadi sinis, dan lainnya. Coba kita lihat fungsi Tool ini pada foto monyet di bawah ini


PUCKER TOOL
Ini fungsinya mirip alat sedot lemak yang ada di salon-salon. Cara kerjanya seperti menyedot foto sehingga tampak menjadi ciut, langsing, mungil atau lainnya. Cara pakaianya sebenarnya sederhana, cukup klik dan tahan di bagian tubuh yang ingin di “sedot”. Nanti bagian tubuh itu akan menciut sendiri, kira-kira akan seperti ini hasilnya.


BLOAT TOOL
Kalau justru kebalikan dari Pucker Tool. Bloat Tool fungsinya untuk memompa foto agar tampak lebih gendut, berisi, kekar dan lain sebagainya. Jadi kalau ingin membuat tangan berotot, pakai saja Bloat Tiil ini. Cara pakaianya mirip dengan Pucker Tool, yaitu arahkan di atas objek foto lalu klik dan tahan sampai bagian itu menggelembung. Contoh nya seperti gambar di bawah ini.


TWIST CLOCKWISE TOOL
Fungsi tool ini juntuk memutar objek foto searah jarum jam. Jadi, ibaratnya wajah orang atau bagian tubuh lainnya dipelintir seperti seperti angin tornado. Caranya seperti gambar berikut ini.


PUSH LEFT TOOL
Tool ini fungsinya untuk mengangkat foto ke atas atau kebawah tergantung gerakan mouse. Kalau mouse digeser kekiri maka fotonya akan terangkat ke atas. Tapi kalau fotonya digeser ke kanan hasilnya kebalikannya, seperti foto di bawah.

MIRROR TOOL
Tool ini memang sulit dipahami fungsinya. Jadi pada intinya tool ini berguna untuk menyeret-nyeret foto seperti plastik tapi pakai pola yang ada di sekitarnya. Jadi tool ini bakal mengambil sampeldari area foto yang ada di sekelilingnya biar efeknya lebih rapih. Tapi tool ini jarang di pakai.

TURBULENCE TOOL
Tool ini fungsinya untuk membuat efek gelombang pada foto. Jadi kalau Anda klik dan tahan pada bagian wajah atau hidung, bagian itu akan kesedot membentuk semacam gelombang. Mungkin akan cocot kalau Anda bikin bentuk gelombang pada garis-garis wajah atau lainnya. Seperti gambar di bawah.


 Ok sampai disini pasti ada yang bertanya, bagaimana caranya membuat foto itu kembali normal misalkan hasilnya malah tambah jelek? Bagaimana mengembalikannya lagi.
Bagaimana mengedi satu mata tapi pipi, pangkal hidung, dan daerah sekitarnya tidak ikut teredit?
Untuk pertanyaan pertama Anda bisa menggunakan tool-tool berikut:
RECONSTRUCT TOOL
Tool ini fungsinya untuk mengembalikan area foto yang sudah terlanjur berantakan. Hanya cara pakainya kuas Brush Tool. Jadi Anda bisa mengoreksi area tertentu aja yang menurut Anda pantas untuk dikoreksi seperti semula. Jadi misalnya kalau mulut sudah terlanjut monyong maka kembalikan saja ke lokasi semula pakai tool ini.


RECONSTRUCT OPTIONS
Fitur ini adanya di samping kana jendela Liquify. Di situ ada dua buah tombol. Satu namanya Reconstruct dan lainnya punya nama Restore All. Yang Reconstruct fungsinya sama dengan Reconstruct Tool. Bedanya, tombol ini cukup ditekan saja tidak perlu disapukan ke area foto. Oleh karena itu, tombol ini tidak bisa menentukan bagian mana yang perlu dikembalikan ke kondisi semula dan mana yang tidak.
Kalau Restore All, fungsinya untuk mengembalikan foto ke kondisi 100% semula. Jadi foto benar-benar balik seperti semula. Sedangkan kalau memanfaatkan Reconstruct, proses kembalinya foto akan secara perlahan-lahan dan bertahap. Jadi tidak sekaligus.
Sekarang untuk pertanyaan kedua, Anda bisa pakai tool jadi bawah ini:
FREEZE MASK TOOL
Tool ini fungsinya untuk memproteksi area tertentu yang tidak boleh dimanipulasi. Sebagai contoh, kalau mata pada wajah tetap seperti aslinya dan tidak bisa kena manipulasi, entah sengaja maupun tidak, maka area ini bisa ditutupi pakai Freeze Mask Tool. Jadi cara kerjanya, pilih tool ini dan terus sapukan ke obyek yang mau diproteksi. Nanti, Anda pakai tool apapun untuk edit foto, area tersebut tetap tetap tidak bakal tersebut.


THAW MASK TOOL

Tool ini fungsinya menetralisir Freeze Mask Tool. Jadi kalau area yang ingin diproteksi akan dikembalikan ke posisi semula, maka hapus warna merah tadi, maka foto itu bisa diedit seperti area-area atau bagian tubuh lainnya.






Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Baiklah kali saya akan berbagi sidikit pengetahuan tentang mengedit foto menggunakan photoshop, sebelum memulai terlebih dahulu siapkan foto yang akan di edit. Foto apapun bisa di pakai untuk latihan, asal foto itu berjenis close up biar telinganya bisa diperbesar.
Kira-kira hasil editannya akan seperti ini.


Langkah 1: Silahkan Anda klik menu Filter > Liquify.
Langkah 2: Lantas, Anda langsung saja pilih ikon Forward Warp Tool. Biar cepat, Anda perbesar kuas dengan menekan ] berkali-kali. Kalau ingin diperkecil, tekan yang [.
Langkah 3: Sekarang telinga bisa diperbesar. Caranya, cukup digosok berkali-kali di ujung telinga kea rah luar. Ya mirip menjewer telingan anak bandel. Tapi ketika “menjewer” harap berhati-hati dan bertahap agar hasilnya bagus.
Langkah 4: Kalau sudah selesai satu telingan, pindah ke telinga satunya lagi kecuali telinga yang di foto hanya satu daun telinga.
Langkah 5: Kalau telinganya sudah rampung, kita ganti ke alisnya. Kita angkat alisnya satu per satu kea rah atas. Satu persatu agar hasilnya bagus.
Untuk gigi kelincinya, Anda bisa ambil dari situs ini
http://www.wshdwallpapers.com/images/thumbs/lrg_1307625054-mad_beaver.jpg.
Langkah 6: Buka file gambar yang isinya kelinci sedang menggigit kayu menggunakan photoshp juga. Kalau sudah, sekarang kamu boleh klik Move Tool.
Langkah 7: Klik-drag file gambar kelinci itu ke kanvas foto. Terus kalau sudah berpindah di situ, putar dengan memilih menu Edit > Transform > Rotate. Putar sesuai dengan arah mulut biar nanti giginya pas. Jangan lupa klik ikon centan jika sudah selesai.
Langkah 8: Kali ini kita tidak akan menghilangkan obyek kelinci, kayu, sama background-nya pakai Eraser Tool. Sebaliknya, kita akan coba memakai prinsip Layer Mask. Jadi intinya, nanti obyek-obyek yang tidak penting itu (Kelinci, kayu, dll) akan kita sembunyikan. Caranya, klik ikon Add Layer Mask yang ada di bawah panel Layers.
Langkah 9: Kalau Anda perhatikan, di samping layer tempat gambar kelinci akan muncul kotak kecil. Itu namanya Layer Mask, warnanya putih tapi kalau kita sapu pakai warna hitam, obyek yang tersapu akan di sembunyikan di kanvas. Jadi bakal tidak kelihatan. Pilih Brush Tool.
Langkah 10: Pastikan warna latar depan yang aktif adalah warna hitam. Kalau tidak pasti, tekan aja tombol D. Setelah itu sapukan sedikit demi sedikit ke obyek kelinci, kayu, dan sekitarnya sampai hilang dari kanvas. Tapi sebenarnya foto itu tidak hilang, hanya disembunyikan sama photoshop. Nah nanti di dalam layer mask kira-kira seperti ini.
Gambar
Langkag 11: Kalau misalnya ada gigi yang ikut kehapus, cukup ganti saja warna latar depan yang aktif jadi putih. Klik saja huruf X untuk memutar warnanya. Lalu sapukan Brush Tool itu ke area gigi yang ikut terhapus tadi. Jadi idenya, warna hitam fungsinya untuk menyembunyikan gambar. Kalau putih untuk menampilkan gambar yang tadi disembunyikan.
Biar tambah kece kita akan menambahkan ingus palsu, caca bikin nya seperti ini:
Langkah 1: Pilih Custom Shape Tool dulu di toolbox. Terus Anda perhatikan, dibagian atas (dibawah menu window) ada kotak kecil tulisan nya Shape. Klik anak panah yang ada di samping Shape itu supaya muncul kotak kecil yang isinya beragam bentuk obyek. Anda pilih saja bentuk air menetes.
Langkah 2: Arahkan kursor mouse di bawah hidung. Klik-drag untuk bikin tetesan air dari hidung itu
Langkah 3: Biar obyek itu mirip ingus kita bikin efek-efek khusus. Anda bisa klik menu Layer > Layer Style Inner Shadow. Di samping teks Blend Mode, pilih saja Soft Light. Lalu di sampingnya lagi ada kotak warna. Klik-ganda terus pilih warna putih. Lantas untuk Angle, pilih yang 90 derajat. Khusus untuk Distance, Anda bisa atur jarak bayangan dengan obyek. Kira-kira isi saja angka 11. Choke dan Size di isi angka 0 saja.
Langkah 4: Sekarang klik efek Outer Glow. Lihat di samping kiri dan kamu akan lihat Outer Glow yang letaknya persis di bawah inner shadow. Pertama-tama kamu ganti tulisan yang ada di samping Blend Mode jadi Normal. Terus geser Opacityb sampai posisi 89. Di bawahnya ada dua kotak warna, yang kiri warna solid dan yang kanan warna gradasi. Pilih saja warna solid. Klik kotak warna itu lalu Anda pilih warna hitam. Nanti kalau sudah, geser Size ke kanan sedikit sampai posisi 5 px.
Langkah 5: Kalau sudah Anda pindah ke Gradient Overlay dengan cara klik pilihan itu (ada jauh di bawah Outer Glow). Atur dulu Opacity-nya dengan cara geser ke kiri sampai angka 28%. Tujuannya, supaya warna gradasinya tidak terlalu tajam. Nanti ganti tulisan di samping Style jadi Reflected. Sedangkan untuk Angle, geser sampai posisi 0 agar gradasinya nanti dari kanan ke kiri.
Langkah 6: Di situ ada tulisan Gradient lalu di kanannya ada semacam garis yang isinya warna gradasi. Anda harus edit warnanya supaya ingusnya punya warna bening. Klik garis gradasi itu. Kemudian Anda akan masuk ke Gradient Editor. Di bawah ada 4 segitiga, dua menghadap bawah dan dua lagi menghadap atas. Klik dulu yang menghadap bawah sebelah kiri Lalu di bawahnya ada kotak Color. Klik itu dang anti dengan warna putih. Kalau sudah, klik segitiga yang menghadap ke bawah yang ada di kanan atas. Di bawahnya ada kotak Opacity. Isi saja dengan angka 0.
Langkah 7: Lalu tekan saja tombol OK berkali-kali sampai balik lagi ke kanvas. Hasilnya, ingus itu sudah realistis.





 
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Langkah 1: Untuk langkah pertama silahkan Anda klik menu Filter > Liquify.
Langkah 2: Pada bagian kiri aka nada banyak ikon. Pilih lah ikon yang namanya Bloat Tool. Fuungsinya untuk memperbesar obyek apapun, termasuk mata, hidung, otot dll.
Gambar
Langkah 3: Sekrang Anda arahkan Bloat Tool persis di mata orang yang ingin Anda besarkan. Terus, Klik-tahan. Biarkan matanya membesar sendiri. Kalau sudah cukup besar, lepas tombol mouse.
Langkah 4: Kalau sudah, pindahkan kursor mouse ke mata yang satunya.


Langkah 5: Sekarang Anda klik ikon Forward Warp Tool. Tool ini fungsinya untuk “menyeret” foto, persis seperti kita menarik karet. Cara pakainya cukup seperti kita mengoleskan mentega atau selai ke permukaan roti tawar.
Langkah 6: Kalau sudah ketemu dengan Forward Warp Tool, usap berkali-kali kea rah atas pada ujung alis. Jadi alisnya terangkat ke atas. . . Lakukan hal seperti itu pada kedua alis namun satu demi satu.


Langkah 7: Sekarang kita “pesekin” hidungnya. Pakai Pucker Tool. Arahkan kursor mouse tepat di ujung hidung. Klik dan tahan. Nanti hidung itu akan menciut sendiri.
Langkah 8: Sekarang kita kembali menggunakan Forward Warp Tool. Oleskan ke mulut bagian atas. Tapi olesnya ke bawah biar area bawah hidung jadi lebih lebar .


Langkah 9: Agar wajahnya menjadi lebih alay, oleskan ujung-ujung pipi, dagu, dan bagian tepi wajah kea rah luar. Jadi kira-kira tulang-tulang wajah jadi “monyong” ke samping(lebih gendut).
Gambar.






Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
·         Langkah 1: Pilih Eliptical Marquee Tool yang bentuknya seperti sebuah cincin.
·         Langkah 2: Klik-Drag di foto wajah sampai seluruh wajah ada di dalam seleksi berbentuk lingkaran itu.

·         Langkah 3: Terus tekan tombol ampuh Ctrl+C. Atau kalau tak mau repot, pilih menu Edit>Copy.
Download fotonya di : http//www.blogcdn.com/www.aisledash.com/media/2010/03/woman-frizzy-hair-beauty-style-590jn031510.jpg
·         Langkah 4: Sekarang buka file foto yang telah Anda download tadi.

·         Langkah 5: Kemudian tekan tombol ampuh Ctrl+V. Atau kalau repot, tekan menu Edit>Paste. Terus pilih Move Tool untuk memindahkan wajah itu, taruh persis di atas foto itu.
·         Langkah 6: Jika wajah nya terlalu besar atau sebaliknya, silahkan pilih menu Edit>Transform. Nanti akan muncul garis persegi empat dengan kotak-kotak kecil di setiap ujungnya. Kalau mau mengcilkan atau membesarkan gambar, cukup klik-drag salah satu kotak kea rah luar atau dalam. Yang penting, wajahnya pas dalam tubuh yang baru. Jangan lupa klik ikon centang jika sudah selesai.

·         Langkah 7: Pilih penghapus foto yang namanya Eraser Tool. Terus tekan tombol F5 biar Anda bisa pilih model penghapusnya. Di situ ada banyak model penghapus, ada yang keras dan lunak. Nah, pilih yang tepinya lembut biar fotonya jadi lebih halus.
Gmbar

·         Langkah 7: Hapus tepi-tepi wajah agar tidak muncul garis-garis tepi yang kasar, wajah palsu dan aslinya bisa membaur dengan “sukses”. Hati-hati menghapusnya agar terlihat rapi. Nanti kira-kira hasilnya seperti gambar di bawah.



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

Follow Us

  • Instagram
  • Facebook

Labels

  • Drama Korea
  • Microsoft Access
  • Microsoft Excel
  • Microsoft PowerPoint
  • Microsoft Word
  • Office Excel
  • Photoshop
  • PHP
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi
  • Tips.
  • Trik & Tips

recent posts

Sponsor

Pages

  • Home
  • Disclaimers
  • Privacy Policy
Facebook Twitter Instagram Bloglovin

Created with by BeautyTemplates