Instagram Facebook

Febritsm

Pilih Mimpimu, lalu Fokus Mewujudkannya.

  • Home
  • Contact
    • Facebook
    • Instagram
Selamat datang di Blog Febritsm
Inanchor
Fungsi operator inanchor mirip dengan operator allinanchor, yakni untuk membatasi hasil pencarian berdasarkan link. Meskipun demikian, kedua operator ini berbeda dalam penempatan kotak pencarian. Allinnanchor harus ditempatkan di awal kata kunci, sedangkan inanchor tidak harus di awal kunci. Untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas, langsung saja Anda terapkan langkah-langkah berikut ini:
Pada kotak pencarian Google, ketikkan oeprator pencarian format [ kata kunci 1 inanchor:kata kunci 2 ]. Misalnya Anda menggunakan oeprator pencariannya [ ebook inanchor:photoshop ], Anda akan mendapatkan hasil pencarian pada halaman website yang terdapat link yang mengandung kata “photoshop”.
Selanjutnya klik tombol Telusuri dengan Google.
Seketika Anda dihadapkan pada hasil pencarian yang menampilkan link halaman web yang mengandung  kata “ebook” dan yang di dalam halaman web tersebut terdapat link dengan kata “photoshop”.
Untuk membuka salah satu halaman web, klik link halaman web yang diinginkan.
Hasilnya Anda langsung dibawa ke halaman web yang dipilih.

Intext
Operator pencarian ini memiliki fungsi yang mirip dengan operator allintext, yakni membatasi hasil pencarian bersadarkan teks. Meskipun secara fungsional memiliki meiripan, namun penempatan pada kotak pencarian memiliki perbedaan. Operator intext bisa ditempatkan di tengah kata kunci, sedangkan allintext harus di awal kata kunci. Selain itu, oeprator intext digunakan bersamaan dengan oeprator lain, sementara allintext tidak. Untuk melakukan pencarian dengan oeprator ini, ikuti langkah-langkah berikut:
Awali dengan mengetikkan kata kunci di kotak pencarian Google yang susunannya terdiri atas [ kata kunci 1 intext:kata kunci 2 ].
Dalam contoh ini akan dilakukan pencarian terhadap penyakit batuk, maka penulisannya dalam kotak pencarian adalah [ penyakit intext:batuk ].
Setelah itu tekanlah tombol Telusuri dengan Google.
Seketika Anda dihadapkan pada hasil pencarian yang menampilkan deretan link halaman web yang kontennya mengandung teks “penyakit” dan juga terdapat kata “batuk”, baik dalam bentuk texk maupun bukan.
Klik salah satu link halaman web yang memperoleh informasi yang diinginkan.
Dalam hitungan detik, halaman web yang Anda inginkan sudah meluncur ke hadapan Anda.

Intitle
Intitle merupakan oeprator pencarian yang digunakan untuk membatasi hasil pencarian bersarkan judul halaman web. Fungsi operator ini mirip dengan allintitle, hanya penempatan atau penggunaan operator pada kotak pencarian yang berbeda. Intitle tidak harus ditempatkan di awal kata kunci, sedangkan allintitle harus menempati kata kunci. Intitle bisa digunakan bersaaman dengan oeprator lain, sementara allintitle tidak.
Berikut langkah yang perlu dilakukan untuk melakukan pencarian menggunakan operator intitle:
Ketikkan kata kunci pada kotak pencarian dengan susunan [kata kunci 1 intitle:kata kunci 2 ]. Dalam contoh ini akan dicari judul web yang menggunakan kata “ilmu” dan “komputer”. Untuk itu, pengetikannya dalam kotak pencarian adalah [ ilmu intitle:komputer ].
Tekanlah tombol Telusuri dengan Google.
Selanjutnya Google segera menampilkan hasil pencarian berupa deretan dalam halaman web yang judulnya menggunakan kata “komputer” dan di dalam halaman website-nya terdapat kata “ilmu”, baik di dalam dokumen atau artikel maupun di dalam  judulnya.
Klik salah satu link halaman web yang diinginkan untuk membukanya.
Sesaat kemudian Anda telah berada di halaman web yang dipilih.
Sekian yang bisa saya share, semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Mesin Pencari Google
Selamat datang di blog Febritsm, seudah lama saya tidak update dikarena kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Baiklah kali saya akan membahas tentang Google, langsung saja disimak
Menggunakan Google
Google merupakan sebuah mesin pencari (search engine) terandal dalam ranah pencari di dunia maya. Sebagai mesin pencari, google mampu menenukan beragam informasih yang ada dalam ratusan ribu bahkan jutaan website hanya dengan kata kunci (keyword) saja.
Artikel, gambar, buku, blog, berita, hiburan, dan lain sebagainya dapat dengan mudah ditemukan menggunakan mesin pencari yang satu ini. Anda bisa mengajarkan fungsi dari Google sebagai mesin pencari andal dengan mudah kepada murid Anda pada tutorial yang akan dibahas berikut ini.
Mencari artikel
Untuk mencari artikel dengan mesin pencari Google, lakukanlah langkah-langkah berikut ini:
Pertama-tama bukalah halaman mesin pencari Google terlebih dahulu dengan mengetikan alamat URL “www.google.com” pada location bar web browser, lalu tekan tombol Enter.

Setelah itu ketikkan kata kunci pada kotak pencarian, misalnya “artikel pendidikan”.

Kalau sudah, tekanlah tombol Telusuri dengan Google.
Sesaat kemudian Google langsung menampilkan deretan hasil pencarian sesuai dengan kata kunci yang dimasukkan.
Untuk membuka situs berisi artikel, klik salah satu link yang diinginkan.
Mencari Gambar
Mencari gambar dengan Google sangatlah mudah. Untuk menemukan gambar yang diinginkan, ikutilah panduan berikut ini:
Mulailah dengan mengklik link Gambar yang terdapat disudut kiri atas halaman Google.
Secara otomatis tampilan halaman Google berubah khusus untuk pencarian gambar.
Ketikan kata kunci dari gambar yang diinginkan pada kotak pencarian, misalnya “Buah”.
Setelah itu tekanlah tombol Telusuri Gambar.
Dalam hitungan datik, Google langsung menampilkan hasil pencarian gambar dalam bentuk deretan thumbnail gambar.
Untuk membuka gambar atau melihat tampilan gambar dalam ukuran sebenarnya, klik thumbnail gambar yang diinginkan.
Seketika muncul halaman yang menampilkan informasi gambar, klik link Lihat Gambar Ukuran Penuh.
Sesaat kemudian gambar telah ditampilkan dalam ukuran penuh.
Mencari Gambar
Salah satu komponen yang bisa Anda cari dan temukan dengan Google Search Engine adalah buku. Seperti halnya dengan komponen lain seperti artikel dan gambar, pencarian buku juga dilakukan dengan kata kunci. Bagaimana prosesnya? Langsung saja Anda coba terapkan langkah-langkah berikut:
Awali langkah dengan mengklik link Buku yang ada di daerah menu di bagian kiri atas.
Selanjutnya Anda langsung dibawa ke halaman Google khusus untuk pencarian buku.
Ketikkan kata kunci yang Anda inginkan, misalnya “Pemogramn Web”.
Setelah itu tekan tombol Telusuri Buku.
Dalam hitungan detik, Anda dihadapkan pada hasil pencarian yang menampilkan deretan buku sesuai dengan kata kunci yang dimasukkan.
Untuk mengetahui sekaligus melihat preview isi buku, klik thumbnail atau link judul buku yang dinginkan.
Sesaat kemudian Anda sudah berada dihalaman Google Buku yang menampilakn preview atau prtinjau dari buku yang dipilih.
Sekian yang bisa saya bahas dan saya ucapkan terimah kasih sudah berkunjung.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Penggunaan Efek dengan Interactive Tool
Salam sukses untuk kita semua, baiklah kali saya masih membahas tentang CorelDRAW yaitu cara untuk membuat efek-efek tententu pada objek atau gambar yang merupakan fungsi daro toolbox Interactive Tool. Tool ini terdiri atas Blend, Contour, Distorsion, Envelope, Extruede, Drop Shadow, dan Transparancy. Untuk menggunakan toolbox ini objek harus dalam posisi aktif atau dipilih dengan Pick Tool. Untuk penggunaan salah satu dari Interactive Tool, berikut uraiannya.
Penggunaan Efek Transparan
Anda dapat membuat suatu objek dan teks dengan efek transparan. Dengan efek transparan, antara objek dan teks akan terlihat lebih hidup. Pada pembuatan brosur dan poster penggunaan efek transparan sering digunakan. Untuk itu, Anda dapat menggunakan efek transparan dengan langkah-langkah sebagai berikut.
Ø  Ketiklah teks pada lembar kerja, misalnya “FEBRITSM”.
Ø  Buatlah sebuah objek kotak dengan warna biru muda yang menutupi teks “FEBRITSM”.
Ø  Klik Interactive Transparancy Tool pada toolbox.
Ø  Drag mouse pada area kotak menurut arah transparan yang diinginkan.

Gambar teks dan kotak dengan efek transparan
B Menggunakan Efek Bayangan
Efek bayangan akan memberikan bayangan pada suatu objek maupun teks artistic. Dengan efek bayangan, gambar akan terlibat lebih menarik. Berikut langkah-langkah untuk membuat efek bayangan.
Ø  Ketikkan teks artistic, misalnya “FEBRITSM”.
Ø  Klik Pick Tool pada toolbox.
Ø  Klik objek teks, agar objek terseleksi.
Ø  Klik Interaktive Drop Shadow Tool pada toolbox.
Ø  Kemudian drag pointer mouse mulai dari tengah teks kea rah kanan bawah. Anda dapat menentukan sendiri arah pergerakan mouse.

Gambar Proses membuat objek bayangan
Selain Interaktive Transparancy Tool, Anda dapat mencoba Interactive Tool lainnya. Berikut ini beberapa contoh objek atau gambar yang telah diberikan efek interaktif.


Gambar Objek dengan beberapa efek interaktif
terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Selamat datang, salam sukses selalu. Baiklah kali saya ingin berbagi ilmu tentang penggunaan teks pada CorelDRAW. Selain mendesain gambar dengan CorelDRAW, Anda juga dituntut untuk dapat melengkapi desain gambar dengan teks, misalnya pada saat membuat brosur. Dalam CorelDRAW terdapat dua jenis teks, yaitu teks Artistik dan teks Paragraf. Kita dapat memodifikasi teks dengan bentuk-bentuk tertentu mengikuti lekuk suatu objek. Berikut uraiannya.
1.      Teks Artistik
Teks jenis ini cenderung memiliki parameter kurva, sehingga dapat dimodifikasi seperti halnya kurva. Untuk membuat teks artistis lakukan langkah berikut ini.
Ø  Klik text Tool pada toolbox.
Ø  Klik kanvas pada area yang kosong.
Ø  Ketik Teks yang akan dibuat.


Gambar Teks Artistik
Ø  Tekan tombol esc pada keyboard untuk mengakhiri.
2.      Teks Paragraf
Teks jenis ini mengandung parameter layaknya teks pada pengolah kata(Microsoft Word), seperti tabulasi, margin, dan aligment. Untuk membuat teks paragraph, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut ini.
Ø  Klik Text Tool pada toolbox.
Ø  Lakukan drag pada area kosong pada kanvas untuk membuat luas frame.
Ø  Ketik teks yang akan dibuat.

Gambar teks paragraf
Ø  Tekan tombol esc pada gambar untuk mengakhiri
3.      Pendesainan Teks Artistik dengan Path
Selain teks paragraph dan teks artistic, kita dapat membuat teks mengikuti(path) suatu bentuk objek, misalnya lingkaran, elips, atau segitiga. Untuk membuat teks ini, terlebih dahulu siapkan bentuk objeknya. Sebagai contoh, saya akan membuat teks “UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI” mengikuti objek lingkaran atau elips. Berikut langkah-langkahnya.
Ø  Klik Ellipse Tool pada toolbox.
Ø  Drag + Crtl sehingga berbentuk lengkaran yang simetris.
Ø  Klik Text Tool pada toolbox.
Ø  Point (tunjuk) pointer mouse pada garis luar hingga pointer berbentuk melengkung.
Ø  Klik pada posisi yang diinginkan.
Ø  Ketik teks “UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI”
Ø  Klik ikon Pick Tool, kemudian blok lingkaran dan teks.
Ø  Klik menu arrange.
Ø  Klik Break Text Apart, untuk memisahkan teks dengan objek lingkaran
Ø  Klik lingkaran, kemudian geser lingkaran pada tanda x untuk memisahkan teks dengan lingkaran.
Ø  Kemudian hapus dengan menekan tombol Delete pada keyboard, sehingga hasilnya akan seperti gambar dibawah ini.
Gambar Teks Artistik Seterangah Lingkaran


4.      Teks didalam Suatu Objek
Teks akan menempati daerah dalam suatu objek. Misalnya menempati objek segitiga, segi empat, atau elips. Penggunaan teks dalam objek akan memberikan daya tarik dan nilai artistik. Berikut cara membuat teks dalam suatu objek.
Ø  Klik Ellipse Tool pada toolbox.
Ø  Drag + Crtl sehingga berbentuk lengkaran yang simetris.
Ø  Klik Text Tool pada toolbox.
Ø  Point (tunjuk) pointer mouse pada garis dalam lingkaran.
Ø  Ketik teks yang diinginkan.
Ø  Klik Pick Tool pada toolbox.
Ø  Blok area lingkaran.
Ø  Klik menu Arrange.
Ø  Klik Break Paragraph Text inside a path Apart, untuk memisahkan teks dengan objek lingkaran.
Ø  Pisahkan teks dengan lingkaran dengan cara mendrag lingkaran.
Ø  Hapus lingkaran dengan menekan tombol Delete pada keyboard.
Gambar Teks paragraph dengan bentuk lingkaran

Demikian yang bisa saya buat, semoga bermanfaat untuk kita semua, terima kasih.


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Selamat datang, kembali di blog Febritsm, kali saya akan berbagi ilmu kepada para pembaca tentang cara mengcopy gambar atau objek untuk keperluan mendasain gambar. Dalam mendesain gambar, Anda dapat menggunakan fasilitas copy paste untuk membentuk gambar dengan bentuk yang sama, misalnya logo tut wurihandayani, dan logo Toyota yang memiliki logo gambar yang sama pada sisi kiri dan kanan, hanya bentuknya saja yang terbalik. Setelah mengcopy objek, Anda dapat membalik gambar dengan ikon Mirror Button. Berikut ini contoh cara untuk mengopy objek, misalnya logo Gorontalo yang telah saya buat untuk tugas kuliah kemarin.
-Pilih atau blok gambar yang akan dikopy.
-Klik menu Edit.
-Klik Copy.

Gambar Memilih objek gambar.

-Klik menu Edit.
-Klik Paste.
-Klik ikon Mirror Buttom untuk membalik gambar.

Gambar Hasil kopian dan membalik gambar.

-Letakkan gambar hasil kopian tersebut dengan cara drag tanda x pada gambar.

Sekian yang bisa saya bagi, saya ucapkan terima kasih kepada pengunjung dan pembaca  semoga artikelnya bermanfaat dan jika ada kritik dan saran sampaikan di kolom komentar.
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Selamat datang di blog Febritsm, kali ini saya akan berbagi tentang cara menggabungkan dua/lebih objek pada CorelDRAW.
A.    Menggabungkan Objek
Dimana kemampuan grafis vector CorelDRAW adalah menggabungkan dan memenggal objek. Misalnya, Anda menggabungkan persegi panjang dan langkaran yang saling menimpa. Lihat gambar di bawah.
Gambar objek lingkaran dan persegi empat.

            Dari dua objek di atas kita dapat melakukan penggabungan atau pemenggalan salah satu objek.
Ø  Blok seluruh objek
Ø  Klik menu Arrange.
Ø  Arahkan mouse pada Shapping.
Ø  Klik Weld

Gambar hasil penggabungan objek dengan shapping.

Ø  Dua objek akan bergabung dengan menghasilkan warna objek yang terakhir kali diblok, yaitu objek persegi panjang.
B.     Memenggal Objek
Semua langkah awal dalam memenggal objek sama seperti pada menggabungkan objek. Pemilihan objek yang pertama kali diblok perlu menjadi perhatian. Objek pertama adalah objek pemenggal terhadap objek berikutnya. Baiklah sekarang Anda dapat mencoba untuk memenggal objek.
1.      Pemenggalan dengan Trim
Ø  Blok seluruh objek, yaitu klik objek lingkaran, tekan shift kemudian klik objek persegi panjang.
Ø  Klik menu Arrange.
Ø  Arahkan mouse pada shapping.
Ø  Klik Trim.
Ø  Kemudian geser (drag) objek lingkaran, tampak seperti gambar di bawah ini.


Gambar hasil pemenggalan dengan Trim.

2.      Memenggal Objek dengan Simplify
Fasilitas ini akan memenggal objek yang terletak di bawah objek pertama, di bawah objek kedua dan berikutnya, tergantung banyaknya jumlah objek yang Anda buat. Objek yang paling atas tidak akan terpenggal. Untuk memeganggalnya Anda tidak perlu memikirkan objek mana yang harus terlebih dahulu diblok.
Ø  Blok seluruh objek.
Ø  Klik menu Arrange
Ø  Arahkan mouse pada shapping.
Ø  Klik Simplify.
Ø  Pisahkan masing-masing objek, maka hasil seperti di bawah ini.

Gambar hasil pemenggalan dengan Simplify.

3.      Pemenggalan dengan Front Minus Back dan Back Minus Front
Fungsi pemenggalan ini hampir mirip dengan Simplify, hanya saja pada simplify objek yang dipenggal sudah pasti objek belakang (back). Pada sungsi Front Minus Back yang terpenggal adalah objek depan, sedangkan pada Back Minus Front objek yang terpenggal adalah objek belakang, dan pada keduanya objek pemenggalnya akan hilang. Pada Simplify objek pemenggal tetap utuh tidak akan hilang. Berikut hasil pemenggalan Front Minus Back dan Back Minus Front.



Gambar hasil pemenggalan Front Minus Back dan Back Minus Front.


Untuk langkahnya sama dengan pemenggalan Simplify. Baiklah sekian yang bisa saya bagi pada postingan kali ini, semoga bermanfaat untuk pembaca dan saya ucapkan terima kasih kepada pengunjung yang sudah membaca postingan saya. Silahkan sampaikan kritik dan sarannya di kolom komentar.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Baiklah kembali lagi dengan saya Febritsm, maaf sebelumnya karna sudah lama tidak ada memposting artikel dikarnakan sibuk dengan urusan kuliah. Ok kali saya akan berbagi tips tentang cara mengatur lembar kerja(Workspace) pada
CorelDRAW.


Langsung saja, setelah program  CorelDRAW 12 diaktifkan, secara otomatis tersedia lembar kerja beserta elemen-elemen lain yang diperlukan dalam proses desain grafis. Elemen-elemen yang ada telah Anda ketahui sebelumnya, antara lain toolbar yang dari  standard, Text, Property bar, Toolbox, dan status bar. Bekerja dengan CorelDRAW 12 dalam mendesain gambar ada dua cara yang dapat ditempuh, yaitu dengan cara mencontoh,  gambar yang sudah jadi untuk diperbaiki dan dengan cara menggambar sendiri. Untuk tahap awal sebaiknya Anda lakukan menggambar logo-logo dengan cara mencontoh misalnya logo perusahaan, bank, sekolah, atau logo organisasi di sekolah sehingga akan terbiasa untuk menggunakan tool-tool dalam Corel. Hal itu akan mempermudah Anda apabila akan menggambar sendiri.
Pengaturan Lembar Kerja (Workspace)
Secara default lembar kerja CorelDRAW menggunakan jenis kertas Normal Paper, yaitu ukuran Letter dengan lebar 8,5 inci dan panjang 11 inci. Jika lembar kerja yang secara default tampil namun tidak sesuai dengan keinginan kita, misalnya dalam hal ukuran atau background, maka dapat dilakukan pengaturan halaman.
1.       Pengaturan Ukuran Kertas
Perhatikan desain yang akan Anda lakukan, tentukan ukuran kertas yang digunakan untuk menggambar. Apabila gambar melebihi ukuran kertas, gambar akan terpotong. Anda dapat mengtur ukuran kertas dengan satuan ukur inci, millimeter, atau pixel. Berikut ini langkah-langkah untuk menentukan kertas yang digunakan.
·         Klik menu Layout.
·         Klik page Setup.
Tahap pengaturan sebagai berikut:
Paper                    : kertas dengan ukuran yang ada.
Width                   : Lebar kertas sesuai keinginan.
Height                  : Panjang kertas sesuai keinginan.
Potrait                  : Letak kertas berdiri/tegak.
Landscape           : Letak kertas menyamping atau horizontal.
·         Klik OK untuk selesai.
2.       Pengaturan Warna Latar (Background)
Warna default untuk kertas yang digunakan adalah putih. Apabila Anda ingin bekerja dengan latar selain putih, Anda dapat menentukan warna latar dengan cara sebagai berikut:
·         Klik menu Layout.
·         Klik page background, kemudian tampil kotak dialog options.
Tentukan pengaturan background.
No Background                 : Tanpa menggunakan background.
Solid                                  : Dengan menggunakan warna yang ada.
Bitmap                               : Dengan menggunakan background gambar bitmap.
·         Klik ok.
Penyimpanan Dokumen
Setelah proses pendesainan grafis selesai dilakukan, pengimpanan dokumen harus dilakukan sehingga hasil karya yang telah dibuat dapat dibuka kembali atau diedit kembali kembali. File yang disimpan ini akan memiliki ekstensi.cdr (CorelDRAW). File ini berbentuk ikon dengan bentuk seperti gambar objek yang dibuat. Cara menyimpan sebagai berikut.
·         Klik menu file.
·         Klik save (Ctrl + S) atau klik ikon save.
Kemudian akan muncul kotak dialog Save Drawing.
·         Tentukan lokasi (direktori) penyimpanan pada kotak pilihan save in.
·         Isi  nama file pada kotak isian File name (file mempunyai ekstens.cdr)
·         Klik Save untuk menyimpan.
Untuk menyimpan kembali file yang sudah di simpan sebelumnya dengan mengganti nama file baru atau ditempatkan pada lokasi baru, Anda dapat melakukan langkah klik menu file lalu klik Save As.
Dokumen yang telah kita simpan sewaktu-waktu dapat dibuka kembali untuk dilihat atau untuk kebutuhan proses editing. Langkah-langkah untuk membuka file sebagai berikut.
·         Klik menu File.
·         Klik Open (Ctrl+O), atau klik ikon Open.
·         Tentukan direktori atau folder tempat file disimpan.
·         Klik nama file yang akan dibuka.
·         Beri tanda centang Preview untuk melihat tampilan.
·         Klik OK.

Sekian yang dapat saya bagi, bagi pembaca yang punya saran bisa di sampaikan melalui kolom komentar. Terima kasih juga kepada pembaca yang telah berkunjung semoga bermanfaat.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Salam sukses untuk kita semua, baiklah kali saya akan berbagi tentang pemograman java. disini saya juga masih tahap belajar masih jauh dari kata pro dan disimi saya akan membuat sebuah project sederhana, baiklah langsung saja ikuti langkah-langkah nya.
Langkah pertama, kalian pilih Objek-objek yang ada pada tabel lalu sesuaikan nama dan propertiesnya.

Objek
Nama
Properties
jLabel1
JENIS ARMADA
jLabel1
jLabel2
TUJUAN
jLabel2
jLabel3
JENIS PELANGGAN
jLabel3
jLabel4
Diskon
jLabel4
jLabel5
Jumlah Pesan
jLabel5
jLabel6
Total
jLabel6
jLabel7
Total Diskon
jLabel7
jLabel8
Total Bayar
jLabel8
jLabel9
%
jLabel9
JLabel10
FORM TRANSAKSI MASKAPAI PENERBANGAN
JLabel10
JLabel11
Jl.Jendral Sudirman No.22
JLabel11
JLabel12
PEKANBARU, RIAU
JLabel12



jTextField1
-
harga
jTextField2
-
diskon
jTextField3
-
pesan
jTextField4
-
total
jTextField5
-
tdiskon
jTextField6
-
tbayar



jCheckBox1
BIASA
jbiasa
jCheckBox2
EXECUTIVE
jexce
jCheckBox3
BARU
jbaru
jCheckBox4
LANGGANAN
jlang



jComboBox1
Pilihan
jtujuan



jButton1
HITUNG
jButton1
jButton2
BERSIH
JButton2
jButton3
KELUAR
JButton3

Tabel Objek, Nama, dan Properties yang akan digunakan dalam pembuatan project Maskapai penerbangan Pekanbaru, Riau
Lalu buatlah desain form seperti gambar di bawah
DESAIN FORM



Gambar 1: Desain Form Project









Jika sudah selesai mendesain form lakukan langkah No. 2 berikut ini.
2. Langkah selanjutnya adalah memasukkan script program agara form ynag sudah didesain dapat digunakan. Dimana kita akan menghitung Total Harga, Total Diskon, dan Total Bayar. Caranya adalah double klik buttom hitung dan ketikkan script berikut:
private void hitungActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                      
        // TODO add your handling code here:
        Double a,b,c,d,e,f,g,h,i;
a=Double.parseDouble(harga.getText());
b=Double.parseDouble(pesan.getText());
c=a*b;
total.setText(""+c);
d=Double.parseDouble(total.getText());
e=Double.parseDouble(diskon.getText());
f=d*e;
tdiskon.setText(""+f/100);
g=Double.parseDouble(total.getText());
h=Double.parseDouble(tdiskon.getText());
i=g-h;
tbayar.setText(""+i);
    }            
3. Langkah selanjutnya adalah klik Buttom Bersih yang fungsinya untuk membersihkan atau mengembalikan ke keadaan awal pada halaman form.  Double klik dan masukkan script berikut:
            private void bersihActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                      
        // TODO add your handling code here:
                 tbayar.setText("");
         diskon.setText("");
         harga.setText("");
         tdiskon.setText("");
         total.setText("");
         pesan.setText("");
         jexce.setSelected(false);
         jbiasa.setSelected(false);
         jlang.setSelected(false);
         jbaru.setSelected(false);
         jtujuan.setSelectedItem("Pilihan");
    }    
3. Langkah selanjutnya yaitu klik buttom yang digunakan pada saat kita hendak keluar dari halaman project, caranya dauble klik pada buttom keluar lalu ketikkan script berikut:
  private void keluarActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                      
        // TODO add your handling code here:
        dispose();
    }     
4. Langkah selanjutnya kita akan menambahkan item pada jComboBox1 Caranya adalah klik kanan pada jComboBox1 lalu pilih properties lalu pilih model dan masukkan item seperti Gambar 2 dibawah ini.
Gambar 2: Nama-nama Item pada jComboBox1
5. Selanjutnya double klik pada jCheckBox1/BIASA dan ketikkan script berikut:
  private void jbiasaActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                      
        // TODO add your handling code here:
        jexce.setSelected(false);
        if(jtujuan.getSelectedItem()=="Padang"){
            harga.setBackground(Color.white);
            harga.setText("250000");
        }
         else
        if(jtujuan.getSelectedItem()=="Jakarta"){
            harga.setBackground(Color.white);
            harga.setText("300000"); 
        }
        else
         if(jtujuan.getSelectedItem()=="Bandung"){
            harga.setBackground(Color.white);
            harga.setText("350000"); 
         }
        else
         if(jtujuan.getSelectedItem()=="Bali"){
            harga.setBackground(Color.white);
            harga.setText("400000");
         }
    }             


6. Lakukan hal sama pada   jCheckBox2/EXECUTIVE lalu ketikkan script berikut:
  private void jexceActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                     
        // TODO add your handling code here:
        jbiasa.setSelected(false);
          if(jtujuan.getSelectedItem()=="Padang"){
            harga.setBackground(Color.white);
            harga.setText("400000");
        }
         else
        if(jtujuan.getSelectedItem()=="Jakarta"){
            harga.setBackground(Color.white);
            harga.setText("600000"); 
        }
        else
         if(jtujuan.getSelectedItem()=="Bandung"){
            harga.setBackground(Color.white);
            harga.setText("800000"); 
         }
        else
         if(jtujuan.getSelectedItem()=="Bali"){
            harga.setBackground(Color.white);
            harga.setText("1000000");
         }
    }      


7. Double klik pada jCheckBox3/BARU lalu ketikkan script berikut:
  private void jbaruActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                     
        // TODO add your handling code here:
        jlang.setSelected(false);
        if(jbaru.isSelected()==true){
            diskon.setBackground(Color.white);
            diskon.setText("2");
            JOptionPane.showMessageDialog(rootPane,"Selamat Anda mendapat diskon 2%");
        }
    }                                    
8. Lakukan hal yang sama pada jCheckBox4/LANGGANAN lalu ketikkan script berikut:
  private void jlangActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                     
        // TODO add your handling code here:
        jbaru.setSelected(false);
        if(jlang.isSelected()==true){
            diskon.setBackground(Color.white);
            diskon.setText("4");
            JOptionPane.showMessageDialog(rootPane,"Selamat Anda mendapat diskon 4%");
        }
    }        






Jika sudah selesai maka coba jalankan project tersebut, makan hasil akhirnya akan seperti gambar berikut:
Gambar 3: Hasil Ketika Project Dijlankan.

Baiklah kira-kira seperti itu project yang saya buat, selamat mencoba semoga berhasil, terima kasih juga sudah berkunjung ke blog saya.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

Follow Us

  • Instagram
  • Facebook

Labels

  • Drama Korea
  • Microsoft Access
  • Microsoft Excel
  • Microsoft PowerPoint
  • Microsoft Word
  • Office Excel
  • Photoshop
  • PHP
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi
  • Tips.
  • Trik & Tips

recent posts

Sponsor

Pages

  • Home
  • Disclaimers
  • Privacy Policy
Facebook Twitter Instagram Bloglovin

Created with by BeautyTemplates