Instagram Facebook

Febritsm

Pilih Mimpimu, lalu Fokus Mewujudkannya.

  • Home
  • Contact
    • Facebook
    • Instagram
Selamat datang Febritsm, silahkan ambil ilmunya.
Penggabungan Dokumen Presentasi

Presentasi yang telah dibuat terdiri dari beberapa slide. Slide-slide ini bila ditampilkan akan berjalan secara berurutan setiap pergantian halaman. Namun, kadang-kadang kita menginginkan presentasi tertentu dapat ditampilkan sesuai dengan keinginan kita. Selain itu, kita menginginkan membuka file lain dengan cara membuka hyperlink. File presntasi dapat digabungkan melalui hyperlink. Hayperlink ini akan menjembatani Anda untuk membuka file-file presentasi yang dimiliki. Misalnya, Anda mempunyai 3 file presentasi, yaitu BAB1, BAB2, dan BAB3, ketiga file presentasi ini dapat digabungkan melalui hyperlink pada satu slide dalam suatu presentasi.
            Penggabungan dokumen presentasi melalui fasilitas  hyperlink harus lebih dahulu membuat file baru presentais dengan satu slide yang berisi teks atau objek yang berfungsi sebagai hyperlink.
Berikut langkah untuk membuat hyperlink.
  • Aktifkan presentasi yang akan dijadikan slide hyperlink.
  • Klik objek atau blok teks pada placeholder yang akan digunakan sebagai hyperlink.
  • Klik menu Insert.
  • Klik Hyperlink.
  • Kemudian akan tampil kotak dialog Insert Hyperlink.
  • Tentukan direktori tempat file presentasi disimpan atau berada pada kotak Lokk in.
  • Klik nama file pada kotak display hingga tampil pada kotak Address.
  • Klik OK.

            Setelah selesai melakukan perintah hyperlink, jalankan file presentasi tersebut. Teks atau objek yang menjadi hyperlink akan membentuk seperti jari tangan dan keterangan dokumen hyperlink saat mouse diletakkan di atas teks atau objek pointer.
B. Menggunakan Tombol Navigasi
Navigasi atau tombol aksi pada slide akan membuat presentasi menjadi lebih menarik. Tombol navigasi berfungsi untuk mengontrol atau mengentasi slide pada saat dijalankan. Dengan penggunaan tombol aksi ini diharapkan dapat mempermudah kita dalam menjalankan suatu presentasi. Fungsi lainnya adalah untuk mempermudah kita dalam menjalankan suatu presentasi. Fumgsi lainnya adalah untuk menjalankan slide tertentu, baik slide sebelumnya maupun slide berikutnya. Menjalankan video atau film, suara atau music, dan animasi serta objek lainnya.
1.      Pembuatu Tombol Navigasi dan Pengaturan Aksi
Pembuatu tombol navigasi atau tombol aksi ini selalu dilanjutkan dengan pengaturannya yang disebut dengan Action Settings berjalan secara berurutan. Berikut ini langkah-langkah  pembuatan tombol navigasi.
  • Aktirkan file presntasi yang akan dibuat tombol navigasi.
  • Pada jendela tab Slide, klik slide yang diinginkan.
  • Klik menu Slide Show.
  • Klik Action Buttons.
  • Pilih dan klik tombol aksi yang diinginkan, kemudian kursor akan berubah manjadi symbol plus (+).
  • Drag pointer mouse trsebut pada posisi yang dinginkan sehingga membentuk tombol aksi
  • Kemudian akan ditampilkan jendela Acrion Settings yang berfungsi untuk mengatur perintah yang akan dibuat pada tombol aksi.
  • Klik tab Mouse Click atau Mouse Over, dengan fungsi-fungsi tab tersebut berikut ini.

            Mouse Click    : fungsi tombol aksi apabila mouse diklik.
            Mouse Over    : fungsi tombol aksi apabila mouse pointer diletakkan pada tombol aksi yang dibuat.
  • Pada Action on Click atau Action on mouse over, tentukan pilihan dari fungsi-fungsi berikut.

-          None               : untuk tidak melakukan suatu aksi.
-          Hyperlink        : untuk melakukan aksi terhadap slide, file lain, ataupun URL web.
-          Run program   : untuk melakukan aksi membuka program aplikasi lain.
-          Run macro       : untuk menjalankan program makro.
-          Object action   : untuk menjalankan aksi suatu objek.
-          Play sound      : untuk member fungus suara pada tombol aksi.
-          Hightlight click           : untuk mengaktif warna terang ketika tombol aksi diklik.
-          Hightlight when          : untuk mengkatifkan warna terang ketika pointer mouse over diletakkan pada tombol aksi.
  • -          Klik OK.


Demikian yang bisa saya share kepada pembaca, semoga bermanfaan untuk kita semua. Terima kasih

Bagi yang suka video Mobile Legend silahkan kunjungi chanel Youtube saya


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Selamat datang di blog Febritsm

Pengaturan Keterangan Grafik (Legend)
Legend adalag keterangan pada setiap diagram grafik yang dapat ditunjukkan oleh warna. Dengan legend, pembacaan diagram grafik akan terlihat mudah untuk dipahami. Berikut ini langkah untuk mengatur keterangan grafik (legend).
  • Klik ganda pada area grafik.
  • Klik menu Chart.
  • Klik Chart Options.
  • Klik tab Legend.
  • Kemudian tentukan:

-          Show Legend  : menampilkan/tidak menampilkan keterangan grafik (legend), yaitu dengan memberikan atau menghilangkan tanda centang.
-          Placement        : letak penempatan legend, yaitu terdiri dari beberapa pilihan, yaitu, Bottom, Corner, Top, Right, dan Left.
  • Klik OK.

Pengaturan keterangan data (Data Labels)

Data Labels memberikan suatu keterangan pada nilai suatu data. Keterangan ditampilkan dalam diagram grafik dalam bentuk angka. Berikut ini langkah-langkah untuk mengatur keterangan data (Data Labels).
  • Klik ganda pada area grafik.
  • Klik menu Chart.
  • Klik Chart Options.
  • Klik tab Data Labels.
  • Tentukan Data Labels dengan pilihan sebagai berikut.

-          None               : Data Labels tidak ditampilkan.
-          Show value     : menampilkan nilai sumbu Y pada grafik.
-          Show label      : menampilkan keterangan label pada grafik.
-          Legend Key next to label       : menampilkan Legend pada grafik.
  • Klik OK. 
Gambar Bentuk grafik


Penyisipan Diagram
powerPoint menyediakan fasilitas penyisipan diagram. Diagram yang terdapat dalam PowerPoint, yaitu Organization Chart, Pyramid Diagram, Cycle Diagram, Venn Diagram, dan Target Diagram. Anda dapat keperluan.
Berikut langkah-langkah untuk melakukan penyisisipan diagram berbentuk piramida.
  • Aktifkan file presentasi.
  • Pilih slide yang akan disisipkan diagram.
  • Klik menu Insert.
  • Klik Diagram.
  • Kemudian akan tampil kotak dialog Diagram Gallery.
  • Pilih tipe diagram, misalnya Pyramid Diagram.
  • Klik OK.


Kemudian isi keterangan piramida dan lakukan pengaturan dengan menggunakan toolbar Diagram.

Gambar Diagram piramida
Sekian yang bisa saya share, semoga bermanfaat untuk kita semua. kritik dan saran silahkan komen.

Bagi yang suka video Mobile Legend silahkan kunjungi chanel Youtube saya.



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Selamat datang di blog Febritsm, kali saya akan membahas tentang cara membuat sebuah Grafik di Microsoft PowerPoint, langsung saja.
Penyisisipan Grafik

Suatu data yang kuantitatif atau angka akan lebih mudah dibaca bila disajikan dalam bentuk grafik. PowerPoint memfasilitasi untuk membuat grafik. Berikut ini uraian dalam penyisisipan grafik dan pengaturan.

Gambar Grafik yang sudah terbentuk


Pembuatan Grafik
Sebelum membuat grafik, Anda persiapkan terlebih dahulu data yang akan dibuat grafiknya. Berikut ini langkah-langkah untuk membuat grafik.
Pilih slide yang akan disisipkan grafik.
  • Klik menu Insert.
  • Klik Chart.
  • Isi data-data pada Datasheet.
  • Klik di luar area grafik bila sudah selesai.

Pengubahan Tipe Grafik

Setelah grafik selesai dibuat, Anda masih dapat melakukan perubahan terhadap tipe grafik. Banyak tipe grafik yang dapat Anda pilih, misalnya tipe Bar dan Pie. Berikut ini langkah-langkah untuk pengubahan tipe grafik.
  • Klik ganda pada area grafik.
  • Klik menu Chart.
  • Klik Chart Type.
  • Kemudian tampil Chart Type.
  • Pilih tipe grafik pada daftar pilihan Chart Type, kemudian pilih tipe grafik pada Chart sub-type.
  • Klik OK.

Pembuatan Judul Grafik (Titles)

Grafik yang Anda buat belum memiliki judul. Dengan memberikan judul, grafik akan lebih mudah dibaca. Berikut ini langkah-langkah untuk membuat judul grafik.
  • Klik ganda pada area grafik.
  • Klik menu Chart.
  • Klik Chart Options.
  • Kemudian tampil kotak dialog Chart Options.
  • Klik tab Title.
  • Pada kotak dialog Chart Options-Titles, lalu tentukan sebagai berikut.

-          Chart title        : judul grafik
-          Category (X) axis        : judul sumbu X
-          Series (Y) axis : nilai sumbu Y
-          Value (Z) axis : nilai sumbu Z
-          Klik OK.
Pengaturan Keterangan pada Sumbu ( Axes )

Keterangan yang terdapat pada sumbu X dan Y suatu grafik dapat dimunculkan secara otomatis, berdasarkan kategori, dan berdasarkan skala waktu. Dengan menampilkan keterangan pada sumbu, membuat grafik lebih mudah dibaca. Berikut ini uraian untuk pengaturan keterangan pada sumbu grafik.
  • Klik ganda pada area grafik.
  • Klik menu Chart.
  • Klik Chart Options.
  • Klik tab Axes

Tentukan primary axis dengan pilihan berikut.
-          Category (X) axis        : mengaktifkan atau tidak mengaktifkan keterangan sumbu X. Ada  tiga pilihan, yaitu Automatic, Category, dan Time-scale.
-          Value (Z) axis             : mengaktifkan atau tidak mengatifkan keterangan nilai pada sumbu Z.
Klik OK.
Pengatifkan Garis Bantu dalam Grafik (Gridlines)

Garis bantu  (Gridlines) merupakan garis bantu vertical dan horizontal yang dapat ditampilkan dalam area grafik. Tujuan dari garis bantu adalah membantu dalam membaca dan mengukur suatu nilai yang terdapat dalam suatu grafik. Berikut ini langkah untuk pengaturan garis bantu grafik.
  • Klik ganda pada area grafik.
  • Klik menu Chart.
  • Klik Chart Options.
  • Klik tab Gridlines.

Tentukan garis bantu yang diinginkan dengan pilihan sebagai berikut.
Category (X) axis, kategori ini memberikan pilihan, yaitu:
a.       Major gridlines            : garis sumbu X (Vertikal) jarak menengah.
b.      Minor gridlines            : garis sumbu X (Vertikal) jarak rapat.
Value (Z) axis, kategori ini memberikan pilihan, yaitu.
a.       Major gridlines            : garis sumbu Z (Horizontal) jarak menengah.
b.      Minor gridlines            : garis sumbu Z (Horizontal) jarak rapat.

Klik OK.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Selamat datang di Blog febritsm, kali ini saya akan share tentang cara membuat sebuah presentasi lebih menarik, langsung saja.

Penyisisipan gambar pada Presentasi

Untuk menghasilkan presentasi yang menarik dan professional, penyisipan gambar dalam suatu slide sangat diperlukan. Pada pembahasan kali ini Anda akan melakukan penyisipan gambar. Berikut ini penjelasannya.
Penyisipan Gambar
Gambar dalam paket Microsoft Office terdiri dari Clip Art, WordArt, AutoShapes, dan Organization Chart. Berikut cara menyisipkan gambar Clip Art, WordArt, AutoShapes, dan Organization Chart.
Penyisisipan Clip Art.
Clip Art merupakan kumpulan gambar yang disimpan dalam galeri Microsoft Office. Anda dapat melakukan penyisisipan Clip Art dengan langkah-langkah sebagai berikut.
  • Aktifkan file  presentasi Anda.
  • Pilih slide yang akan disisipkan gambar.
  • Klik menu Insert.
  • Arahkan mouse pada Picture.
  • Klik Clip Art.
  • Kemudian akan ditampilkan jendela Clip Art.

-          Search in               : letak folder pencarian Clip Art.
-          Selected media file types  : tipe gambar yang dicari, pilih Clip Art.
  • Klik Go, kemudian akan ditampilkan gambar Clip Art.
  • Klik panah option.
  • Klik Insert.

Kemudian aturlah ukuran letak gambar yang disisipkan.
Selanjutnya, melalui ikon pada toolbar Picture, Anda dapat melakukan pengaturan-pengaturan gambar.

Penyisisipan Word Art

Bentuk teks yang menarik dapat  dibuat dengan memanfaatkan fasilitas Word Art. Word Art disebut juga dengan teks indah, memiliki berbagai macam bentuk. Bentuk-bentuk dari Word Art disimpan dalam Word Art Gallery.
            Berikut ini langkah-langkah untuk menyisipkan Word Art.
  • Aktifkan file presentasi Anda.
  • Pilih slide yang akan disisipkan gambar.
  • Klik menu Insert.
  • Arahkan mouse pada Picture.
  • Klik Word Art, sehingga akan tampil kotak dialog Word Art Gallery.
  • Pilihlah bentuk Word Art yang diinginkan.
  • Klik OK, kemudian tampil kotak dialog Edit Word Art Text.
  • Ketik teks yang diperlukan.
  • Klik OK.

Selanjutnya, Anda dapat melakukan pengaturan-penagaturan dengan menggunakan ikon yang terdapat pada toolbar Word Art.

Penyisisipan AutoShapes

Anda juga dapat menyisisipkan gambar dengan memanfaatkan AutoShapes. Bentuk AutoShapes dapat Anda pilih sesuai keperluan. Misalnya, untuk menyisisipkan gambar anak panas, Anda dapat menggunakan ikon Block Arrows. Berikut ini langkah-langkah untuk menyisisipkan AutoShapes.
  • Aktifkan file presentasi Anda.
  • Pilih slide yang akan disisipkan gambar.
  • Klik menu Insert.
  • Arahkan mouse pada Picture.
  • Klik AutoShapes.
  • Kemudian akan ditampilkan toolbar AutoShapes
  • Klik bentuk gambar yang diinginkan.
  • Drag pada area slide.

Penyisisipan Organization Chart

Gambar struktur organisasi akan lebih menarik  tampilannya apabila dibuat dengan komputer. Microsoft PowerPoint memberikan fasilitas untuk menyisisipkan gambar struktur  organisasi. Misalnya, Anda ingin menyususun struktur organisasi kelas yang terdiri dari Wali kelas, Ketua kelas, Bendahara, Sekretaris, dan Seksi-seksi. Berikut cara membuat bagan struktur organisasi.
  • Aktifkan file presentasi Anda.
  • Pilih slide yang akan disisipkan gambar.
  • Klik menu Insert.
  • Arahkan mouse pada Picture.
  • Klik Organization Chart.

Pada lembar editing Organization Chart, Anda tentukan atau gunakan:
            Click to add text                     : klik untuk mengetikkan teks.
Pada toolbar Organization Chart, Anda tentukan sebagai berikut.
Insert Shape    : untuk menyisisipkan bentuk chart.
            Cowoker         : bagan teman sekerja.
            Subordinat      : bagan pelimpahan wewenang.
            Assistant         : bagan asisten.
Layout             : bentuk layout (tampilan)
            Standard         : tampilan standard.
            Left Hanging  : tampilan menggantung kiri.
            Right Hanging            : tampilan menggantung kanan.
            Both Hanging : tampilan menggantungkan kiri-kanan.
  • Klik di luar area lembar editing apabila sudah selesai.

Gambar Hasil dari penyisisipan di atas


Demikian yang bisa saya share di artikel ini, semoga bermanfaat untuk kita semua. Dan terima kasih yang telah mampir di blog Febritsm.
Bagi yang suka video Mobile Legend silahkan kunjungi chanel Youtube saya.


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
selamat datang di blog Febritsm kali saya akan menshare tentang cara menambah baris dan kolom baru pada tabel di Microsoft PowerPoint, langsung saja kita simak.

Menyisipkan Baris dan Kolom Baru
            Anda dapat menyisipkan baris dan kolom baris pada table yang telah selesai dibuat. Penyisipan baris dan kolom dapat dilakukan melalui menu pop-up. Anda juga dapat melakukan penambahan baris baru dengan menekan tombol Tab keyboard dengan posisi kursor terelatak pada akhir sel.
            Berikut ini langkah-langkah untuk menyisipkan baris baru pada table.
  • Klik atau blok jumlah baris yang akan disisipkan.
  • Klik kanan pada area baris yang akan disisipkan.
  • Klik Insert Rows.

            Untuk melakukan penambahan baris barus juga dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut.
Klik mouse pada sel akhir tabel.
Tekan tambol Tab pada keyboard.
            Untuk melakukan penyisipan kolom baru dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut.
  • Klik atau blok jumlah kolom yang akan disisipkan.
  • Klik kanan pada area kolom yang akan disisipkan.
  • Klik Inserd Columns.

Menggabungkan Sel
            Setiap tabel memiliki beragam bentuk dan keburuhan. Misalnya, ada table table dengan bentuk dua kolom menggunakan satu judul kolom. Untuk membuat tabel dengan dua atau lebih kolom menggunakan satu judul kolom dapat dilakukan dengan memanfaatkan Merge Cells (penggabungan sel). Berikut langkah-langkah untuk menggabungkan sel.
  • Blok sel yang akan digabungkan.
  • Klik kanan pada area yang diseleksi.
  • Klik Merge Cells

kira-kira seperti itulah caranya, demikian yang bisa saya share dan semoga bermanfaat untuk kita semuanya. terima kasih yang sudah berkunjung di blog Febritsm.


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Penyisipan Tabel pada Presentasi
            Pembuatan presentasi dapat dilengkapi dengan table. Seperti halnya pada aplikasi Microsoft Office yang lain, table dapat Anda buat dan midifikasi dengan berbagai bentuk. Penyisipan table ke dalam slide menjadikan presntasi telihat lebih menarik dan mudah dipahami. Berikut ini penjelasan untuk membuat presentasi dengan variasi table.
Pembuatan Tabel
Table terdiri atas kolom dan baris. Untuk membuat table, Anda harus mempersiapkan kebutuhan kolom dan barisnya. Anda dapat membuat table dengan memanfaatkan slide layout yang ada. Berikut ini langkah-langkah untuk membuat table dengan memanfaatkan slide layout.

  • ·         Aktifkan file presentasi Anda.
  • ·         Pilih slide yang akan disisipkan table.
  • ·         Klik menu Format.
  • ·         Klik Slide Layout.
  • ·         Pilih bentuk slide layout Other Layouts pada Task Pane, yaitu Tittle and Table.
  • ·         Klik panah option.
  • ·         Klik Apply to Selected Slides, kemudian pada slide akan tampil bentuk Layout.
  • ·         Klik ganda pada area placeholder, kemudian akan tampil kotak dialog Insert Table.
·         Tentukan jumlah kolom pada kotak Nummber of Columns dan jumlah baris pada kotak Number of rows.

  • ·         Klik OK, kemudian tampilan slide akan tampak seperti berikut.



·         Ketik teks pada table dan sesuaikan lebar kolom table dengan mendrag garis pembatas antarkolom.
·         Klik di luar area table.
Selain dengan cara memanfaatkan slide layout, Anda dapat melakukan penyisipan table dengan menggunakan menu. Berikut ini langkah-langkahnya.

  • ·         Aktifkan file presentasi Anda.
  • ·         Pilih slide yang akan disisipkan table.
  • ·         Klik menu Insert.
  • ·         Klik Table.
·         Kemudian akan tampil kotak dialog Insert Table.
·         Tentukan jumlah kolom pada kotak Number of columns dan jumlah baris pada kotak Number of rows.
·         Klik OK, kemudian tampilan slide akan tampak seperti gambar diatas.
·         Ketik teks pada table dan sesuaikan lebar kolom table dengan mendrag garis pembatas antar kolom.
Untuk berpindah antar sel dengan menggunakan Klik atau menggunakan arrow key(anak panah) keyboard.

Baiklah demikian yang bisa saya share, kepada para pembaca saya ucapkan terima kasih telah berkunjung di blok Febritsm. Semoga bermanfaat untuk kita semua.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Selamat datang di blog Febritsm.

Pengaturan Efek Animasi, Transisi, dan Durasi Presentasi
Efek dan transisi sangat berperan dalam penyajian presentasi agar menjadi lebih manarik. Pemberian efek animasi dapat dilakukan terhadap teks maupun objek dalam presentasi. Objek-objek ini dapat berupa teks, diagram, gambar, grafik, atau objek lainnya.
            Pemberian efek animasi bertujuan agar presentasi akan terlihat lebih focus pada bagian-bagian yang penting. Transisi atau efek peralihan slide berfungsi sebagai efek visual dari pergantian slide. Dengan transisi, presentasi akan terlihat lebih dinamis.
Mengatur Efek Animasi dengan Skema Animasi (Animation Schemes)
Efek animasi dapat diberikan pada teks dan objek yang terdapat dalam presentasi. Pemberian efek animasi  bertujuan agar presentasi terlihat lebih focus(lebih manarik) pada bagian tertentu.
PowerPoint telah menyiapkan skema dari animasi. Skema animasi (Animation Shcemes) adalah pola animasi yang telah ditentukan oleh PowerPoint. Anda dapat memilih skema animasi sesuai keinginan. Animation Shcemes dikelompokkan menjadi tiga, yaitu Subtle, Moderator, dan Exciting. Berikut ini langkah-langkah untuk mengatur efek animasi dengan skema animasinya.
·         Aktifkan presentasi yang akan dibuat efek animasinya.
·         Klik slide yang diinginkan.
·         Klik menu Slide Show.
·         Klik Animation schemes hingga tampil jendela Task Pane .
·         Klik efek animasi pada kotak Apply to selected slides, hingga pada jendela Slides akan muncul tanda bintang.
·         Klik Apply to All Slides, bila efek animasi berlaku untuk semua slide yang ada. Jangan klik Apply to All Slides, bila efek animasi hanya berlaku untuk slides tertentu yang dipilih.
·         Klik Play untuk hasil efek yang diberikan.
·         Klik Slide Show untuk menampilkan presentasi.
Penghapusan Efek Animasi
Saat Anda membuka file presentasi, Anda melihat ada efek animasi yang menurut Anda tidak perlu dan harus dihapus, maka Anda dapat melakukan cara berikut ini.
·         Aktifkan file presentasi yang akan dihapus efek animasinya.
·         Klik slide yang diinginkan.
·         Klik menu Slide Show.
·         Klik Animation pada kotak Apply to Selected Slides, sehingga tanda bintang pada jendela Slides akan hilang.
Mengatur Transisi Slide
Presentasi akan terlihat lebih dinamis, apabila antarslide terdapat efek perpindahan(transisi). Efek transisi dapat Anda tentukan pada setiap slide dengan berbagai macam bentuk. Anda dapat melakukan pengaturan transisi slide dengan cara berikut.
·         Aktifkan presentasi yang ingin ditambah efek transisi.
·         Klik slide yang diinginkan.
·         Klik menu Slide Show.
·         Klik Slide Transisi hingga akan tampil jendela Task Pane Slide Transition
·         Klik efek transisi slide pada kotak Apply to selected slides.
·         Pada kotak Modify transition, tentukan:
Speed  : kecepatan transisi slide.
Sound  : efek suara pada saat transisi slide dijalankan.
·         Pada kotak Advanced slide, tentukan dengan member tanda centang pilihan berikut.
On mouse click                       : untuk pindah ke slide berikutnya dengan mengklik mouse.
Automatically after     : untuk pindah ke slide berikutnya secara otomasi sesuai dengan waktu dalam detik yang telah ditentukan.
·         Klik Apply to All Slides, bila efek transisi hanya berlaku untuk semua slide yang ada. Jngan klik Apply to All Slides, bila efek transisi hanya berlaku untuk slide tertentu yang dipilih.
·         Klik Play, untuk mecoba tampilan efek animasi.
·         Klik Slide Show, untuk menampilkan presentasi.
Menentukan Durasi Presntasi
Presentasi yang telah siap dapat ditampilkan secara otomatis, maksudnya perpindahan ke slide berikutnya akan berjalan secara otomatis. Untuk menjadikan presentasi tampil secara otomatis dan berulang perlu dilakukan durasi penngaturan waktunya, yang disebut dengan Rehearse Timings. Untuk mengatur durasi presntasi tersebut, Anda dapat melakukan cara berikut ini.
·         Aktifkan file presentasi yang akan dibuat durasi tampilan.
·         Klik ikon Slide Sorter View.
·         Klik menu Slide Show.
·         Klik Rehearse Timings hingga hasil presentasi akan ditampilkan dengan kotak Rehearsal.
·         Tentukan pada kotak Rehearsal pilihan-pilihan berikut.
1.      Next                : untuk menjalankan efek teks atau objek atau slide berikutnya. Pada saat ini diklik dan berpindah pada slide berikutnya maka Slide Time akan menghitung mulai dari waktu 0:00:00.
2.      Stop                 : penunjuk menghentikan perhitungan waktu durasi.
3.      Slide Time       : penunjuk durasi untuk tiap slide.
4.      Repeate           : pengulangan durasi untuk slide.
5.      Presentation Time : penunjuk jumlah waktu seluruh slide.
·         Ketika jumlah slide telah habis, akan muncul kotak dialog konfirmasi.
Jawab Yes, bila akan menggunakan durasi waktu untuk presentasi Anda. Jawab No, bila tidak akan menggunakan durasi waktu untuk presentasi yang telah Anda buat.
Setelah perintah mengatur durasi waktu ditentukan dan presentasi ditampilkan dengan ikon View Show, maka secara otomatis presentasi bergerak atau berjalan dengan sendiri sampai halaman terakhir.
Cukup sekian yang bisa saya share di artikek ini, semoga bisa bermanfaat untuk kita semua dan salam sukses selalu untuk saudara- saudara. Terima kasih.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

Follow Us

  • Instagram
  • Facebook

Labels

  • Drama Korea
  • Microsoft Access
  • Microsoft Excel
  • Microsoft PowerPoint
  • Microsoft Word
  • Office Excel
  • Photoshop
  • PHP
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi
  • Tips.
  • Trik & Tips

recent posts

Sponsor

Pages

  • Home
  • Disclaimers
  • Privacy Policy
Facebook Twitter Instagram Bloglovin

Created with by BeautyTemplates